<rss version="2.0" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">	<channel><atom:link href="[B]http://www.YOURSITE.com[B]/feed/index.rss" rel="self" type="application/rss+xml" ></atom:link>
		<generator>radiosmartfm</generator>
		<title>Radio Smart FM Balikpapan</title>
		<link>http://balikpapan.radiosmartfm.com/</link>
		<description>Radio Smart FM Balikpapan</description>
		<lastBuildDate></lastBuildDate>
		<ttl>15</ttl>
		<copyright><![CDATA[© 2010 Spoonlabs d.o.o.]]></copyright>
		<image>
			<title>Radio Smart FM Balikpapan</title>
			<url>http://balikpapan.radiosmartfm.com/files.php?file=</url>
			<link>http://balikpapan.radiosmartfm.com/</link>
		</image>
		
				
					
						<item>
							<title>Kaltim Jadi Tuan Rumah BIMP EAGA</title>
							<link>http://balikpapan.radiosmartfm.com/jurnal-balikpapan/3340-kaltim-jadi-tuan-rumah-bimp-eaga.html</link>
							
									
										<media:thumbnail width="460" height="400" url="http://balikpapan.radiosmartfm.com/thumbnail.php?file=img/Bendera_Negera_ASEAN_203435685.jpg&amp;size=article_medium" ></media:thumbnail>
									
								
							<category>Jurnal Balikpapan</category>
							<pubDate>Tue, 15 May 2012 11:36:00 +0800</pubDate>
							<description>&lt;img src="http://balikpapan.radiosmartfm.com/files/img/Bendera_Negera_ASEAN_203435685.jpg" width="360" height="270" /&gt; &lt;br/&gt;&lt;p style=&#34;text-align: justify;&#34;&gt;&lt;span style=&#34;font-size: small;&#34;&gt;Dalam pertemuan tersebut, keempat negara ini berkomitmen memperkuat kerjasama dalam pemanfaatan kawasan sebagai food basket atau lumbung pangan ASEAN. Sehingga, dapat menjawab kepentingan serta kebutuhan semua masyarakat negara anggota, melalui penguatan, perluasan dan menjamin keberlanjutan kerjasama lintas negara. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p style=&#34;text-align: justify;&#34;&gt;&lt;span style=&#34;font-size: small;&#34;&gt;Menurut Sekertaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) &amp;ndash; Gellywn Jusuf, pertemuan ini dilakukan untuk mencari langkah strategis menuju pelaksanaan yang efektif, serta memperkuat kerjasama antar wilayah untuk menjadikan kawasan ASEAN bagian Selatan, sebagai lumbung pangan dunia, guna mengantisipasi krisis pangan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p style=&#34;text-align: justify;&#34;&gt;&lt;span style=&#34;font-size: small;&#34;&gt;Selain itu, pertemuan ini juga membahas perkembangan dalam pembentukan dasar realisasi komunitas ASEAN tahun 2015, terutama melalui integrasi ekonomi dan regional untuk argoindustri dan perikanan.  Gellywn mengaku, dalam pertemuan ini juga bertujuan untuk memfasilitasi sektor swasta,  agar terlibat aktif dalam upaya mendorong pasar guna mengembangkan laju perekonomian di daerah. &lt;/span&gt;(Debi)&lt;/p&gt;</description>
							
 							
						</item>

						<item>
							<title>Pertamina Akui Pengurangan Kuota BBM di Balikpapan</title>
							<link>http://balikpapan.radiosmartfm.com/jurnal-balikpapan/3339-pertamina-akui-pengurangan-kuota-bbm-di-balikpapan.html</link>
							
									
										<media:thumbnail width="460" height="400" url="http://balikpapan.radiosmartfm.com/thumbnail.php?file=img/Terminal_Transit_BBM_Pertamina_403233455.jpg&amp;size=article_medium" ></media:thumbnail>
									
								
							<category>Jurnal Balikpapan</category>
							<pubDate>Tue, 15 May 2012 11:35:00 +0800</pubDate>
							<description>&lt;img src="http://balikpapan.radiosmartfm.com/files/img/Terminal_Transit_BBM_Pertamina_403233455.jpg" width="360" height="270" /&gt; &lt;br/&gt;&lt;p style=&#34;text-align: justify;&#34;&gt;&lt;span style=&#34;font-size: small;&#34;&gt;Asisten Manager Eksternal Pertamina Unit Pemasaran 6 Regional Kalimantan Bambang Irianto mengungkapkan, bahwa pengurangan kuota BBM memang terjadi di tahun ini. Namun tidak hanya berlaku di Kaltim maupun Balikpapan, pengurangan juga berlaku secara nasional.  Bambang menambahkan, dirinya tidak dapat merincikan berapa prosentase pengurangan yang terjadi di Kaltim maupun Balikpapan. Menurutnya, secara nasional kuota BBM dibatasi hingga 40 juta kilo liter.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p style=&#34;text-align: justify;&#34;&gt;&lt;span style=&#34;font-size: small;&#34;&gt; Jumlah tersebut lebih sedikit dibanding jatah BBM di tahun 2011 lalu, yang mencapai 41,6 juta kilo liter. Bambang menambahkan, pihaknya mendukung upaya Pemkot Balikpapan, untuk melobi pemerintah Pusat, agar jatah kuota BBM di Balikpapan ditambah.  Menurutnya, Pertamina dalam hal ini hanya sebagai pelaksana dan penentuan penambahan atau pengurangan quota BBM menjadi kewenangan Pemerintah Pusat.&lt;/span&gt; (Etty)&lt;/p&gt;</description>
							
 							
						</item>

						<item>
							<title>Apindo Kaltim Minta Pemerintah Tegas Terhadap Perizinan Investasi</title>
							<link>http://balikpapan.radiosmartfm.com/jurnal-balikpapan/3338-apindo-kaltim-minta-pemerintah-tegas-terhadap-perizinan-investasi.html</link>
							
									
										<media:thumbnail width="460" height="400" url="http://balikpapan.radiosmartfm.com/thumbnail.php?file=img/Slamet_Brotosiswoyo_542499179.jpg&amp;size=article_medium" ></media:thumbnail>
									
								
							<category>Jurnal Balikpapan</category>
							<pubDate>Tue, 15 May 2012 11:31:00 +0800</pubDate>
							<description>&lt;img src="http://balikpapan.radiosmartfm.com/files/img/Slamet_Brotosiswoyo_542499179.jpg" width="360" height="270" /&gt; &lt;br/&gt;&lt;p style=&#34;text-align: justify;&#34;&gt;&lt;span style=&#34;font-size: small;&#34;&gt;Menurut Ketua Apindo Kaltim Slamet Brotosiswoyo,  kendala utama yang ditemui para pengusaha lokal di Kaltim adalah kejelasan status kepemilikan tanah, yang selama ini dijadikan proyeksi pengembangan usaha perkebunan atau pertambangan. Slamet menegaskan, hal ini sangat merugikan pengusaha, karena tidak adanya kepastian hukum untuk perizinan pemakaian lahan, ditambah dengan jalur birokrasi yang rumit. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p style=&#34;text-align: justify;&#34;&gt;&lt;span style=&#34;font-size: small;&#34;&gt;Menurutnya, masalah perizinan kerap menjadi penghambat di daerah, terutama pada proses pembebasan lahan dengan penduduk setempat. Slamet mengungkapkan, jika ada komunikasi yang aktif antara pemerintah, pengusaha dan penduduk setempat, maka kendala-kendala seperti ini akan bisa diatasi. &lt;/span&gt;(Ve)&lt;/p&gt;</description>
							
 							
						</item>

						<item>
							<title>Kurangi Pasokan Komoditi Pokok Dari Luar Balikpapan</title>
							<link>http://balikpapan.radiosmartfm.com/jurnal-balikpapan/3337-kurangi-pasokan-komoditi-pokok-dari-luar-balikpapan.html</link>
							
									
										<media:thumbnail width="460" height="400" url="http://balikpapan.radiosmartfm.com/thumbnail.php?file=img/Suasana_Pasar_Klandasan_Balikpapan_817995965.jpg&amp;size=article_medium" ></media:thumbnail>
									
								
							<category>Jurnal Balikpapan</category>
							<pubDate>Mon, 14 May 2012 10:10:00 +0800</pubDate>
							<description>&lt;img src="http://balikpapan.radiosmartfm.com/files/img/Suasana_Pasar_Klandasan_Balikpapan_817995965.jpg" width="360" height="270" /&gt; &lt;br/&gt;&lt;p style=&#34;text-align: justify;&#34;&gt;&lt;span style=&#34;font-size: small;&#34;&gt;Demikian usul Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltim Androecia Darwis pada Rapat Koordinasi Wilayah - Rakorwil TPID se-Kalimantan di Hotel Gran Senyiur Balikpapan kemarin. Darwis menjelaskan Rakorwil Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Kalimantan ini bertujuan untuk menyatukan persepsi  menjelang Rakornas TPID di Jakarta 18 Mei mendatang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p style=&#34;text-align: justify;&#34;&gt;&lt;span style=&#34;font-size: small;&#34;&gt; Darwis mengatakan kondisi di Balikpapan dapat menjadi cerminan bagi daerah lainnya di Kaltim karena tahun ini inflasi dapat dikendalikan dari tahun sebelumnya. Adapun upaya yang dilakukan dalam pengendalian inflasi ini adalah pengembangan komoditi yang masih bergantung dari daerah luar serta perbaikan infrastruktur untuk mengurangi biaya transportasi. Darwis berharap dengan maksimalisasi upaya-upaya ini inflasi tahun 2012 ini juga dapat dikendalikan.&lt;/span&gt; ve&lt;/p&gt;</description>
							
 							
						</item>

						<item>
							<title>Kadin Balikpapan Akan Bentuk Kadin Institute</title>
							<link>http://balikpapan.radiosmartfm.com/jurnal-balikpapan/3336-kadin-balikpapan-akan-bentuk-kadin-institute.html</link>
							
									
										<media:thumbnail width="460" height="400" url="http://balikpapan.radiosmartfm.com/thumbnail.php?file=img/Ketua_Kadin_Balikpapan___Rendy_Ismail_852983928.jpg&amp;size=article_medium" ></media:thumbnail>
									
								
							<category>Jurnal Balikpapan</category>
							<pubDate>Mon, 14 May 2012 10:09:00 +0800</pubDate>
							<description>&lt;img src="http://balikpapan.radiosmartfm.com/files/img/Ketua_Kadin_Balikpapan___Rendy_Ismail_852983928.jpg" width="360" height="270" /&gt; &lt;br/&gt;&lt;p style=&#34;text-align: justify;&#34;&gt;&lt;span style=&#34;font-size: small;&#34;&gt;Ketua Kadin Balikpapan Rendi Ismail mengungkapkan dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan studi banding ke Jawa Timur karena propinsi tersebut telah merealisasikan berdirinya Kadin Institute ini. Rendi menegaskan masalah persiapan infrastruktur dan suprastruktur untuk lembaga kajian dapat dilakukan dengan memanfaatkan tenaga ahli  baik dari pihak swasta ataupun negeri. Sementara untuk pembentukan lembaga pendidikan formal  juga bisa mengandalkan tenaga akademis yang ada di kota Balikpapan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p style=&#34;text-align: justify;&#34;&gt;&lt;span style=&#34;font-size: small;&#34;&gt;Rendi menambahkan  pihaknya belum dapat memastikan estimasi anggaran untuk pembentukan lembaga ini. Namun  hal ini tidak menjadi kendala karena para anggota Kadin Balikpapan juga dapat memberikan kontribusi melalui penandatanganan kerjasama nota kesepahaman untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat.&lt;/span&gt; Ve&lt;/p&gt;</description>
							
 							
						</item>

						<item>
							<title>Pemkot Diminta Menyikapi Peternakan Babi</title>
							<link>http://balikpapan.radiosmartfm.com/jurnal-balikpapan/3335-pemkot-diminta-menyikapi-peternakan-babi.html</link>
							
									
										<media:thumbnail width="460" height="400" url="http://balikpapan.radiosmartfm.com/thumbnail.php?file=img/Andi_Burhanuddin_Solong_827654416.jpg&amp;size=article_medium" ></media:thumbnail>
									
								
							<category>Jurnal Balikpapan</category>
							<pubDate>Mon, 14 May 2012 10:08:00 +0800</pubDate>
							<description>&lt;img src="http://balikpapan.radiosmartfm.com/files/img/Andi_Burhanuddin_Solong_827654416.jpg" width="360" height="270" /&gt; &lt;br/&gt;&lt;p style=&#34;text-align: justify;&#34;&gt;&lt;span style=&#34;font-size: small;&#34;&gt;Ketua DPRD Balikpapan Andi Burhanuddin Solong atau ABS menjelaskan, pihaknya sangat menyayangkan sikap pemerintah kota, yang tidak serius mengatasi peternakan babi di kota ini, karena peternakan babi dikawasan Balikpapan Utara kian banyak dan menggangu warga sekitar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p style=&#34;text-align: justify;&#34;&gt;&lt;span style=&#34;font-size: small;&#34;&gt;Selain itu, limbah babi ini diperkirakan juga masuk ke dalam DAS Manggar, yang air-nya dipergunakan oleh warga sekitar. Andi mengaku, salah satu solusi untuk mengantisipasi terjadinya pencemaran limbah babi ke pemukiman warga adalah mencarikan lahan khusus yang dibuat secara terpadu&lt;/span&gt;. (Debi)&lt;/p&gt;</description>
							
 							
						</item>

						<item>
							<title>Penerapan PSB Online Tinggal Finalisasi</title>
							<link>http://balikpapan.radiosmartfm.com/jurnal-balikpapan/3334-penerapan-psb-online-tinggal-finalisasi.html</link>
							
									
										<media:thumbnail width="460" height="400" url="http://balikpapan.radiosmartfm.com/thumbnail.php?file=img/Kepala_Dinas_Pendidikan_Balikpapan___Syahrumsyah_Setya_993863127.jpg&amp;size=article_medium" ></media:thumbnail>
									
								
							<category>Jurnal Balikpapan</category>
							<pubDate>Mon, 14 May 2012 10:02:00 +0800</pubDate>
							<description>&lt;img src="http://balikpapan.radiosmartfm.com/files/img/Kepala_Dinas_Pendidikan_Balikpapan___Syahrumsyah_Setya_993863127.jpg" width="360" height="270" /&gt; &lt;br/&gt;&lt;p style=&#34;text-align: justify;&#34;&gt;&lt;span style=&#34;font-size: small;&#34;&gt;Kepala Dinas Pendidikan Balikpapan Syahrumsyah Setia mengungkapkan, tahun ini penggunaan sistem manual akan berakhir dan sudah tidak ada alasan lagi untuk tidak menerapkannya. Mengingat semua persiapan telah dilakukan, termasuk sosialisasi dan simulasi aplikasi tersebut kepada 36 sekolah SMP dan SMA di Balikpapan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p style=&#34;text-align: justify;&#34;&gt;&lt;span style=&#34;font-size: small;&#34;&gt;Syahrumsyah menambahkan, metode online ini merupakan salah satu poin penting yang akan disahkan dalam Raperda Pendidikan, serta penerapannya untuk semua sekolah. Tujuan program ini sendiri adalah peningkatan kualitas penerimaan anak didik, serta menghapuskan pertimbangan yang kurang rasional dalam melakukan penerimaan siswa. Syahrumsyah berharap dukungan dari para orang tua murid, segenap pengelola sekolah serta para praktisi, apabila sistem ini ditetapkan. Sistem ini sendiri menurutnya, diperuntukkan bagi kalangan luas.&lt;/span&gt; (Ve)&lt;/p&gt;</description>
							
 							
						</item>

						<item>
							<title>Jumlah Gakin Balikpapan Menurun</title>
							<link>http://balikpapan.radiosmartfm.com/jurnal-balikpapan/3333-jumlah-gakin-balikpapan-menurun.html</link>
							
									
										<media:thumbnail width="460" height="400" url="http://balikpapan.radiosmartfm.com/thumbnail.php?file=img/Kadiscapilduk_Balikpapan___Chairil_Anwar_360194667.jpg&amp;size=article_medium" ></media:thumbnail>
									
								
							<category>Jurnal Balikpapan</category>
							<pubDate>Mon, 14 May 2012 10:00:00 +0800</pubDate>
							<description>&lt;img src="http://balikpapan.radiosmartfm.com/files/img/Kadiscapilduk_Balikpapan___Chairil_Anwar_360194667.jpg" width="360" height="270" /&gt; &lt;br/&gt;&lt;p style=&#34;text-align: justify;&#34;&gt;&lt;span style=&#34;font-size: small;&#34;&gt;Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan (Discapilduk) Balikpapan Chairil Anwar mengungkapkan, turunnya angka gakin ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti gakin yang telah mendapatkan pekerjaan atau warga yang merasa malu jika mendapatkan status gakin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p style=&#34;text-align: justify;&#34;&gt;&lt;span style=&#34;font-size: small;&#34;&gt; Chairil menambahkan, pihaknya juga telah melakukan penghapusan terhadap para warga yang sebelumnya masuk dalam kategori gakin ini, karena warga tersebut ternyata telah mampu membeli barang-barang yang masuk dalam kebutuhan sekunder seperti televisi ataupun motor. Lebih lanjut Chairil berharap, gakin di Balikpapan dapat semakin menurun setiap tahunnya.  Sehingga bantuan yang diberikan dari APBD, juga dapat berkurang setiap tahunnya&lt;/span&gt;. (Ve)&lt;/p&gt;</description>
							
 							
						</item>

						<item>
							<title>Disnakersos Terima 22 Perselisihan Hubungan Industrial</title>
							<link>http://balikpapan.radiosmartfm.com/jurnal-balikpapan/3332-disnakersos-terima-22-perselisihan-hubungan-industrial.html</link>
							
									
										<media:thumbnail width="460" height="400" url="http://balikpapan.radiosmartfm.com/thumbnail.php?file=img/Asni_Budiarsih_924267812.jpg&amp;size=article_medium" ></media:thumbnail>
									
								
							<category>Jurnal Balikpapan</category>
							<pubDate>Mon, 14 May 2012 09:59:00 +0800</pubDate>
							<description>&lt;img src="http://balikpapan.radiosmartfm.com/files/img/Asni_Budiarsih_924267812.jpg" width="360" height="270" /&gt; &lt;br/&gt;&lt;p style=&#34;text-align: justify;&#34;&gt;&lt;span style=&#34;font-size: small;&#34;&gt;Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Balikpapan Asni Budiarsih mengungkapkan, laporan yang diterima mayoritas berupa persoalan pemutusan hubungan kerja, pengurangan upah dan pengaduan perusahaan terkait dengan pelanggaran yang dilakukan tenaga kerjanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p style=&#34;text-align: justify;&#34;&gt;&lt;span style=&#34;font-size: small;&#34;&gt;Asni menjelaskan, penyelesaian yang coba dilakukan adalah dengan melakukan mediasi yang mempertemukan tenaga kerja tersebut dengan pihak perusahaan. Namun apabila langkah tersebut tidak menemukan jalan keluar terbaik, maka jenjang berikutnya dilanjutkan ke pengadilan industrial. Asni menambahkan, pada tahun 2011 lalu, dari 60 kasus yang diterima, 80 persen diantaranya mampu diselesaikan. Sedangkan 22 kasus yang terjadi pada triwulan pertama tahun 2012 ini, 8 kasus diantaranya masih belum terselesaikan.&lt;/span&gt; (Ve)&lt;/p&gt;</description>
							
 							
						</item>

						<item>
							<title>Cuaca Mei Normal</title>
							<link>http://balikpapan.radiosmartfm.com/jurnal-balikpapan/3331-cuaca-mei-normal.html</link>
							
									
										<media:thumbnail width="460" height="400" url="http://balikpapan.radiosmartfm.com/thumbnail.php?file=img/Mendung_688337400.jpg&amp;size=article_medium" ></media:thumbnail>
									
								
							<category>Jurnal Balikpapan</category>
							<pubDate>Thu, 10 May 2012 11:58:00 +0800</pubDate>
							<description>&lt;img src="http://balikpapan.radiosmartfm.com/files/img/Mendung_688337400.jpg" width="360" height="270" /&gt; &lt;br/&gt;&lt;p style=&#34;text-align: justify;&#34;&gt;&lt;span style=&#34;font-size: small;&#34;&gt;Kasie Informasi BMKG Juli Budi Kisworo mengungkapkan, pihaknya hanya mengingatkan masyarakat untuk waspada jika hujan turun mulai pukul 2 dinihari hingga pukul 7 pagi, karena awan tebal yang datang dari arah barat yakni Penajam, intensitasnya sangat tinggi dan kemungkinan bisa mengakibatkan banjir. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p style=&#34;text-align: justify;&#34;&gt;&lt;span style=&#34;font-size: small;&#34;&gt;Namun secara umum, intensitas hujan pada bulan Mei ini berkisar diangka 250 milimeter dan terhitung masih normal. Sedangkan suhu paling tinggi rata-rata adalah 31 derajat celcius, sebagai bagian dari ciri-ciri daerah pantai&lt;/span&gt;. (Habibie)&lt;/p&gt;</description>
							
 							
						</item>
</channel></rss>
