Home | Jurnal Balikpapan | Batalnya Pembangunan Gedung DPRD Balikpapan

Batalnya Pembangunan Gedung DPRD Balikpapan

By
Font size: Decrease font Enlarge font
Tara Alorante - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Balikpapan Tara Alorante - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Balikpapan

gedung baru DPRD Balikpapan resmi dibatalkan akibat banyak pro-kontra di masyarakat

Pembangunan gedung baru DPRD Balikpapan resmi dibatalkan akibat banyak pro-kontra di masyarakat. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Balikpapan - Tara Alorante. Tara mengatakan, ada empat item yang membuat rencana pembangunan gedung DPRD itu gagal dilaksanakan dan salah satunya adanya pro-kontra di masyarakat. Diakui saat ini anggaran yang sudah dikeluarkan sekitar Rp 75 miliar dan semua anggaran itu menggunakan dana APBD Kota Balikpapan yang direncanakan menghabiskan Rp 180 miliar rupiah untuk keseluruhan pembangunannya.

Rencananya gedung DPRD yang baru ini akan dibangun dilahan eks Gedung Satpol PP, Jalan Jendral Sudirman, Balikpapan Kota. Tara menegaskan, pihaknya menerima pembatalan pembangunan gedung dewan Senin, 12 Februari 2018. Informasi pembatalan gedung dewan itu sendiri langsung disampaikan Walikota Balikpapan yang diteruskan ke Dinas Pekerjaan Umum. Proses pembangunan gedung dewan sendiri sudah masuk tahap lelang. Namun saat ini lelangnya dibatalkan. Padahal sudah ada lima kontraktor yang mengajukan pengerjaannya.

Walikota Balikpapan - Rizal Effendi mengaku, pembatalan gedung DPRD akan menimbulkan masalah dikemudian hari, seperti gugatan para kontraktor. Adapun pembatalan pembangunan gedung DPRD ini dilakukan ditengah proses lelang dengan kesepakatan sistem multiyears dan total anggaran Rp 180 miliar. Sedangkan lima perusahaan telah mengikuti lelang tersebut.

Walikota menjelaskan, gugatan itu bisa dilakukan ke Pengadilan Tata Usaha Negara - PTUN dengan alasan pembatalan yang terjadi secara tiba-tiba dan sepihak.

Menurutnya secara rasional, pembatalan harus dilakukan sebelum penetapan anggaran pembangunan.

Click here to Watch Video

 

Sementara itu, Ketua DPRD Balikpapan - Abdulloh usai rapat paripurna pembatalan pembangunan gedung baru DPRD meyakini tidak akan ada gugatan dari pihak ketiga. Karena berdasarkan klausul dokumen pelelangan yang telah dikaji terlebih dahulu oleh Komisi 3 DPRD bahwa sewaktu-waktu terjadi pembatalan pembangunan gedung DPRD karena permasalahan anggaran dan lainnya maka pihak ketiga tidak diperbolehkan melakukan tuntutan.

Abdulloh - Ketua DPRD BalikpapanAbdulloh menjelaskan, dengan dibatalkan pembangunan gedung DPRD ini maka yang menjadi prioritas DPRD sekarang adalah menggunakan kantor DPRD yang ada dan anggaran pembangunan gedung akan dialihkan untuk kepentingan yang lebih besar, seperti pendidikan, kesehatan dan penanganan banjir di Balikpapan. Abdulloh menambahkan, pembatalan pembangunan ini sesuai mekanisme dan konsultasi dari LKPP, Menteri Dalam Negeri, Polda Kaltim dan Kejaksaan, serta disetujui oleh semua fraksi di DPRD Balikpapan.

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in